Today : Wed, 12 Dec 2018

Kominfo dan Operator Telekomunikasi Terus Berupaya Pulihkan 536 BTS di Lombok  Post By Admiin   23/08/2018 - 4 bulan lalu

Jakarta. -- Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama operator telekomunikasi tengah berusaha memulihkan jaringan telekomunikasi akibat gempa bumi pada hari Minggu (19/08/2018) pukul 21.56 WIB.

Berdasarkan pantauan dari Balai Monitoring (Balmon) Frekuensi Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Mataram, padaSenin (20/08/2018) pukul 13.00 WIB, saat ini 536 base station site 2G, 3G, dan 4G di Pulau Lombok tengah dalam penanganan untuk pemulihan agar bisa digunakan kembali.

Sebanyak 536 base stations yang tidak bisa gunakan itu terdampak rangkaian gempa bumi yang menurut pantauan Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) telah berlangsung sebanyak 101 gempa bumi dengan guncangan utama berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR).

Sebaran base stations yang tidak bisa digunakan (down) terdapat 49 base stations di Lombok Utara. Sementara di Lombok Barat 30 base stations, Lombok Tengah 95 base stations, Mataram 6 base stations, Lombok Timur 354 base stations, dan di kabupaten atau kota lain (Pulau Sumbawa) sebanyak 2 base stations.

Kondisi itu terjadi karena adanya pemadaman bergilir listrik dari PLN sehingga membuat pasokan daya listrik ke base stations terhambat.

Selain itu akses ke beberapa lokasi BTS tidak bisa digunakan, sehingga membuat operator telekomunikasi mengalami kesulitan untuk melakukan pemulihan dengan penggantian baterei cadangan atau mobilisasi genset portable serta mengoperasikan fixed genset yang ada di BTS.

Gempa bumi juga mengakibatkan tiga link saluran kabel komunikasi laut (SKKL) Mataram-Sumbawa terputus.

Saat ini tengah dilakukan perbaikan dan penyambungan. Operator telekomunikasi juga telah mengalihkan dan melakukan integrasi link agar jaringan telekomunikasi bisa digunakan untuk kelancaran layanan telekomunikasi kepada masyarakat pengungsi dan koordinasi penanganan bencana.

Operator telekomunikasi juga memasang mobile Combat (Compact Mobile Basestation) untuk mendukung layanan telekomunikasi dari base stations yang belum bisa pulih dan digunakan.

Sumber : www.kominfo.go.id