Today : Mon, 19 Nov 2018

SMS Blast Info Kebakaran Hutan, Dukungan Kominfo dan KLHK Sukseskan Asian Games 2018  Post By Jun   06/07/2018 - 5 bulan lalu

Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan Sistem Penyampaian Informasi Kebakaran Hutan dan Lahan melalui SMS Blast. Peluncuran layanan pengirim SMS secara massal itu  dilakukan oleh Menteri Kominfo Rudiantara dan Menteri KLHK Siti Nurbaya itu berlangsung di Auditorium Dr Soejarwo, Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Rabu (04/07/ 2018). Momentum Asian Games  Asian Games XVIII 2018 dipilih sebagai upaya memastikan perhelatan itu sukses tanpa gangguan bencana lingkungan.

“Saat ini, informasi kebencanaan melalui SMS Blast, ke depannya saya berharap informasi kebencanaan kepada masyarakat dalam bentuk foto dan video menggunakan data,” ujar Menteri Rudiantara.

Menurut Menteri Kominfo, pesan dalam SMS Blast bisa dirancang berbeda-beda bergantung kepada kondisi daerah. “Misalnya kalau untuk masyarakat di Riau jangan masuk ke daerah ini karena ada indikasi terbakar, untuk di Sumsel beda lagi,” jelasnya.

Peringatan dini melalui SMS Blast ini menurut Menteri Rudiantara berbeda dengan yang yang sudah ada sebelumnya. “Meskipun semua dalam konteks kebencanaan, tapi ini khusus untuk kebakaran hutan dan lahan,” tandasnya.

Dalam penyiapan sistem itu, Kementerian Kominfo melibatkan operator telekomunikasi untuk menyiapkan jalur telekomuniaksi. “Kominfo dan operator menyiapkan jalurnya. Sementara Kementerian KLHK nanti akan menyiapkan kontennya. Dengan SMS ini sudah ada kemajuan, nanti kita akan kaji dan siapkan modelnya seperti apa untuk dibuat ke aplikasi,” ungkapnya.

Momentum Asian Games XVIII 2018 dipilih sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada tanggal 6 Februari 2018 agar memastikan Asian Games XVIII akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang 18 Agustus s/d 2 September 2018 bisa berjalan dengan lancar.

Menteri LHK, Siti Nurbaya menjelaskan bahwa keberadaan SMS Blast ini merupakan upaya yang akan berlangsung terus guna mendorong kepedulian masyarakat. “SMS Blast ini mendorong kepedulian dan menjadi early warning system bagi masyarakat dalam menjaga alam dan hutan terutama dari bencana kebakaran. Usai Asian Games akan tetap jalan, ini trigger-nya saja,” katanya.

Sebarluaskan Informasi

Launching SMS Blast kebencanaan ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian Kominfo dengan KLHK dalam penyediaan sistem penyampaian dan penyebarluasan informasi kebencanaan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang ditandatangani pada tanggal 25 April 2017 lalu.

Kerjasama antara KLHK dengan Kemen Kominfo ini, terjalin sejak tahun 2017 melalui PKS 03/MENLHK/SETJEN/PPI.4/1 /2017 dan 599/MOU/M.KOMINFO/HK.03.02/04/2017, yang akan berlangsung selama kurun waktu tiga (3) tahun. Ada enam (6) penyedia layanan komunikasi (provider) yang ikut dalam mengirimkan SMS tanggap kebakaran hutan dan lahan ini nantinya. Keenamnya adalah PT Telekomunikasi Indonesia, PT Telkomsel, PT Indosat Ooredoo, PT XL Axiata, PT Hitchison 3 Indonesia, PT Sampurna Telekomunikasi Indonesia. 

Pilihan SMS Blast dilatari pertimbangan adanya peningkatan penggunaan ponsel pintar di masyarakat, sehingga penyampaian informasi lebih efektif dan langsung dapat diakses oleh masyarakat. Sistem informasi melalui SMS Blast  juga diharapkan mampu memberikan edukasi bagi masyarakat untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang ada di daerah mereka, terutama yang berada di kawasan pelaksanaan Asian Games di Provinsi Sumsel, Riau dan Jambi. 

SMS tentang informasi kebencanaan akan mulai dikirimkan pada hari ini di wilayah Jakarta dan Palembang dan sekitarnya untuk penetapan siaga darurat lebih dini dalam mendukung pelaksanaan Asian Games. SMS berisi ajakan kepada masyarakat untuk turut mencegah kebakaran hutan dan lahan yang dikirimkan oleh penyedia layanan telekomunikasi.

Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan bencana kebakaran hutan dan lahan cukup tinggi di Indonesia. Kebakaran yang seringkali terjadi menimbulkan asap dan polusi udara di wilayah Palembang. Diharapkan dengan adanya sistem informasi ini, awareness masyarakat untuk turut mencegah dan mengantisipasi bahaya kebakaran dapat meningkat dan pada gilirannya, berkontribusi terhadap kesuksesan pelaksanaan Asian Games.

Adapun teknis pengiriman SMS Blast  sebagai berikut; pengiriman SMS akan dilakukan sesuai yang telah diatur dalam petunjuk teknis yang telah disepakati, dimana dilakukan untuk kebutuhan peringatan memasuki musim kemarau (Elnino), serta peringatan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dalam hal ini KLHK berperan sebagai pemberi berita, dan Kemen Kominfo berperan sebagai fasilitator kepada tiap operator, dan selanjutnya operator akan mengirimkan pesan kepada masyarakat umum.

Sumber : kominfo.go.id